Cara beternak burung perkutut putih

Burung perkutut putih Bangkok atau burung perkutut putih lokal silangan Bangkok cukup mudah untuk diternakkan, bahkan hanya dengan menggunakan sangkar kotak saja bisa bisa sukses. akan teakan tetapi idealnya memang menggunakan kandang ternak yang berukuran cukup luas.

Untuk dapat mengeluarkan burung perkutut putih, kita harus memiliki sepasang burung perkutut putih (Jantan dan Betina), atau Sepasang burung perkutut jalur warna putih yang disebut dengan burung perkutut gen putih.

Berikut ini panduan ternak burung perkutut putih Bangkok:

Menyiapkan indukan

Pertama kita harus menyiapkan calon indukan untuk di ternak. Jadi belilah dari penjual burung perkutut putih, atau burung perkutut gen putih jantan dan betina yang umurnya sudah siap ternak, yaitu umur jodoh sekitar 4 sampai 8 bulan. Idealnya, umur burung perkutut betina lebih tua daripada burung perkutut jantan.

Berikut ini beberapa cara menyilangkan indukan burung perkutut agar mengeluarkan piyikan burung perkutut putih:

Indukan burung perkutut putih betina di kawinkan dengan Indukan putih jantan.

Dengan menggunakan induk burung perkutut putih di kawinkan dengan putih, maka probabilitas untuk mengeluarkan piyikan burung perkutut putih kurang lebih sekitar 90%, dan 10% probabilitasnya akan mengeluarkan warna lain yang diwariskan sesuai gen yang dibawa kedua induknya, misalnya burung perkutut silver (putih bergaris hitam) atau juga burung perkutut udan mas (putih dengan garis kuning keemasan). Dan probabilitas untuk mengeluarkan piyikan burung perkutut biasa sangat kecil sekali.

Indukan burung perkutut putih betina di kawinkan dengan indukan burung perkutut jalur warna jantan (Bangkok)
Dengan menggunakan indukan burung perkutut putih betina di kawinkan dengan Jalur warna sebagai pejantannya, maka probabilitas untuk mengeluarkan piyikan burung perkutut putih sekitar 30%, sedangkan 70% probabilitasnya akan menggasilkan piyikan burung perkutut warna biasa (jalur warna dengan suara Bangkok).

Akan tetapi semua tergantung dari gen warna yang di bawa oleh burung perkutut jantan. apabila gen resesif pembawa gen Albino/putihnya besar, maka piyikan yang dihasilkan bisa putih semua dalam satu tetasan.

Biasanya dengan menggunakan indukan jenis ini, akan mengeluarkan piyikan sebagai berikut:

  1. hasilkan burung perkutut putih (Betina) dan putih (Jantan)
  2. hasilkan burung perkutut putih (Betina) dan biasa (Jantan)
  3. hasilkan burung perkutut biasa (Betina) dan biasa (Jantan)

apabila kita menggunakan burung perkutut Bangkok (Jantan) yang bersuara merdu, maka piyikan yang dihasilkan juga akan memiliki suara yang merdu. Jadi sebaiknya tidak serampangan dalam memilih indukan burung perkutut jantan, karena kualitas suaranya akan diwariskan pada piyikannya.

Indukan burung perkutut jalur warna betina di kawinkan dengan indukan burung perkutut jalur warna jantan burung perkutut putih juga dapat dihasilkan dari indukan burung perkutut jalur warna putih (Betina) di kawinkan dengan burung perkutut jalur warna putih (Jantan), sehingga prosentase piyikan yang dihasilkan tambah kurang sekitar 20% mengeluarkan burung perkutut putih, dan 80% mengeluarkan burung perkutut biasa.

piyikan yang dihasilkan dari burung perkutut jalur warna putih (Betina) di kawinkan dengan burung perkutut jalur warna putih (Jantan), probabilitasnya adalah sebagai berikut:

  1. hasilkan burung perkutut putih betina dan burung perkutut jantan biasa (20 %)
  2. hasilkan burung perkutut biasa dan biasa (80 %) yang biasanya disebut burung perkutut blirik, atau burung perkutut AF Jalur Warna Putih.

Apabila burung perkutut blirik (AF) diternak, probabilitas juga masih bisa mengeluarkan burung perkutut putih albino, karena masih memiliki gen burung perkutut jalur warna pembawa gen putih/albino.

Untuk indukan burung perkutut jenis ini, probabilitas untuk mengeluarkan burung perkutut putih sangat kecil sekali, akan tetapi tidak menutup probabilitas burung perkutut tersebut akan mengeluarkan piyikan burung perkutut putih suatu saat nanti.

Biasanya, piyikan yang pertama akan hasilkan burung perkutut biasa semua dalam satu tetasan. Dan probabilitas hasilkan piyikan burung perkutut putih, biasanya setelah beberapa kali produksi tergantung hoki.

Akan tetapi demikian, indukan burung perkutut dari jenis jalur warna umumnya lebih produktif daripada indukan burung perkutut putih. Indukan burung perkutut jalur warna juga lebih tahan terhadap penyakit, dan periode masa produksinya lebih cepat karena sifat indukannya yang sehat (bukan albino).

Apabila kita berniat beternak burung perkutut putih akan teakan tetapi dengan modal yang terbatas, alternatifnya bisa menggunakan indukan burung perkutut jalur warna, karena selain harganya lebih murah, burung perkutut jenis ini juga lebih tahan terhadap penyakit.

Kandang untuk berternak

Ukuran kandang untuk mengembang biakan burung perkutut putih idealnya berukuran Panjang 60cm di kawinkan dengan Lebar 60cm di kawinkan dengan Tinggi 180cm. Posisi Kandang harus terkena sinar matahari pagi.

  1. Kandang ternak burung perkutut bisa dibuat menggunakan Kawat Ram (Strimin) ukuran 0,5 cm atau 1 cm dengan rangka besi, alumunium atau kayu sehingga aman dari hewan pengganggu seperti tikus, kucing dan ular.
  2. Sediakan juga tangkringan dan sarang untuk bertelur burung perkutut.
  3. Didalam kandangnya harus tersedia asinan berupa tulang sotong, pasir/bubukan batu bata merah, air minum yang cukup, pakan yang berkualitas dan bervariasi, yaitu campuran biji-bijian seperti: milet, jewawut, milet merah, kenari seed, biji sawi dan sedikit tambahan ketan hitam atau godem.

Selain menggunakan kandang penangkaran, kita juga bisa menangkarkan burung perkutut jalur warna (burung perkutut warna biasa) menggunakan sangkar kotak kecil yang biasa dipakai untuk burung ocehan. akan teakan tetapi sangkar kotak tersebut harus ditempelkan ditembok agar tidak bergoyang dan diletakkan ditempat yang tenang/sepi, sehingga burung perkutut merasa nyaman dan dapat berkembang biak dengan normal.

Demikian informasi tentang cara beternak burung perkutut agar mengeluarkan burung perkutut putih. Untuk informasi lain seputar burung perkutut, dapat dibaca pada artikel lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s